Halo Marketer Semua,
Seperti yang telah saya jelaskan sebelumnya pada Blog saya sebelumnya “5 Tahapan ‘Marketing Campaign’ Trilogi – Part 1″ bahwa ada beberapa tahapan dari marketing campaign sampai ke proses penjualan.
Dan dalam tulisan sebelumnya saya menjelaskan menggenai hubungan pacaran yang mana diawali
dengan kenalan terus menjadi teman dan jika satu sama lain tertarik maka akan menjadi pacar.
Sebenarnya dalam dunia marketing / pemasaran hal tersebut juga berlaku dan tidak berbeda jauh dengan pola kehidupan sehari-hari. Kembali ke . . . topik, setelah suatu perusahaan melakukan Marketing Campaign maka hal yang pertama yang didapatkan adalah awareness calon pelanggan anda terhadap produk,jasa ataupun perusahaan anda.
Setelah calon pelanggan mulai mengenal anda, perlu dilakukan brand activation agar calon pelanggan lebih tertarik untuk mencoba produk anda. Karena saat ini sudah begitu penuh kompetisi yang ada sehingga perlu cara-cara yang lebih segar, kreatif dan innovatif dalam merebut hati calon konsumer.
Tidak jauh berbeda saat anda suka dengan pujaan hati, jika anda (pria) pastinya akan mencoba hal-hal yang membuat anda mendapatkan kesan baik dimata pujaan hati anda. Begitu juga jika anda(wanita), anda akan belajar hal-hal yang dapat menarik hati pujaan anda.
Nah . . . begitu juga pola yang berlaku dalam pemasaran, pelanggan anda juga perlu dibujuk rayu agar mau dan tertarik dengan produk dan jasa anda (dibujuk rayu dengan memprioritaskan intergritas dan kepercayaan). Kagak percaya bahwa anda telah dibujuk rayu oleh produsen ? Jika tidak percaya perhatikan banyaknya diskon yang diberikan, apalagi jika sudah mendekati akhir tahun.
Untuk mengetahui lebih jauh mengenai Awarenss dan Interest, saya sebelumnya telah menulis hal tersebut dengan judul “Image building’ vs ‘Brand Activation”. Silakan mampir yah,
Ok . . .setelah anda melakukan serangkaian usaha dalam mendapatkan hati pelanggan baru anda, maka produk atau jasa anda akan melewati serangkaian evaluasi dari konsumer anda. Tidak berbeda ketika anda dan pujaan hati memasuki tahapan pacaran dimana anda dan pujaan hati mengevaluasi lebih dalam tentang kepribadian masing-masing.
Jika tahap evaluasi berhasil dilewati dengan baik maka akan memasuki tahapan komitmen. Yang mana dalam suatu hubungan adalah perkawinan, sedangkan dalam marketing/pemasaran adalah anda mendapatkan kesetiaan pelanggan akan barang dan jasa anda*.
(* Catatan : Mengenai kesetiaan pelanggan perlu anda ketahui bahwa di dalam pasar terdapat berbagai macam profile pelanggan dan ada profile pelanggan dengan ciri khas tertentu yang pada dasarnya memang suka mencoba – coba produk lain/baru (tidak setia), jadi saran saya adalah fokus-lah pada pelanggan setia anda dan berikan pelayanan yang lebih baik kepada mereka).
Untuk tahap Commitment dan Referral akan saya jelaskan lebih jauh pada blog saya selanjutnya Part 3 yang juga merupakan bagian terakhir. Di tunggu ok tanggal mainnya , to be continue . . .
Salam Marketing
Wijaya
Terima kasih untuk materi Marketingnya, sangat dan sangat berguna bagi saya, juga untuk me-refresh ilmu marketing yang saya miliki. Tolong saya senantiasa diberikan materi-materi marketing lainnya. Salam marketing.